oke,,
jd kemarin kamis itu ada debat PKn,,
kelompok 1 = demokrasi terpimpin
kelompok 2 = demokrasi pancasila
kelompok 3 = demokrasi liberal
dan saya berada di kelompok tiga..
bersama dengan nares,maria,pipit,fausti,lia,vinton,nana,bimo,alvin,dan devi, (tiga nama terakhir bikin onar mulu)
dari awal emang kelompok gue yang pualing edaaan...
pas ngerembug *apa sih bahasa indonesianya* mau ngomong apa di depan,,kita yang paling heboh, triak2 gitu,,sementara kelompok lain adem ayem duduk manis..haha..
akhirnya dipilih lah maria sebagai juru bicara..
gue,lia,nares,dan fausti jadi tukang jagal *yang ngelempar pertanyaan ke kelompok lawan dan mempertahankan argumen*
yang lain tugasnya dari awal teriak "alahhu akbar"
kaya di debat di tvone itu lho,,tiap ngomong satu kata disambut dgn "alahhu akbar" sejuta kali..
kapan coba selesai ngomongnya..
hahahahahahahahha....
tapi,setelah si maria menyampaikan banyak argumen dll,,yang namanya teriakan "alahhu akbar" tetap tidak terdengar,,pdhl yang dikasih tugas si alvin,devi,sama bimo,,mereka bilang gak brani,,abis guru PKnya pasang tampang horor..
daaan,,
saat si selly dari demokrasi pancasila mengutarakan pendapat..
gue pun menyambut dengan bertanya,,
gue : kalo salah satu dari anggota negara itu merugikan negara nya, apakah masih seluruh elemen negara itu mendukungnya? kalo dia berbuat salah apa ya satu negara mendukung perbuatan salahnya itu? misalkan teroris2 di indonesia yang juga dengan sendirinya merugikan indonesia di luar negeri,apakah kita yang sama2 warga negara indonesia tetap membela dia?
selly : setau aku sih teroris2 itu anak buahnya dr azhari yg orang malaysia,,jadi yg dijelek2in ya malaysia
gue : tapi kan kejadian terorisme terjadi di indonesia, bom bali itu. bukan di malaysia, jadi ya yang dicap jelek ya indonesia dong, orang luar negeri gak mau tau terorisme itu dari mana, mereka mencap indonesia negara teroris karena kejadiannya di indonesia...dan australia jadi sentimen sekarang sm indonesia karena banyak warganya tewas di dan di tangan orang indonesia. pak frans pernah cerita, waktu dia di ostrali,nginep di hotel, orang indonesia ga boleh make lift atau eskalator,, harus naik tangga. itu kan tindakan diskriminasi dan merugikan orang indonesia,,padahal pak frans bukan teroris..
dan sblm gue selesai ngomong,,si richard dari demokrasi terpimpin yg dari tadi diem aja langsung teriak ....
"ALAHHU AKBAR!! ALAHHU AKBAR!! ALAHHU AKBAR!!!"
kenceng banget sambil gebrak2 meja,,dan alvin, bimo,serta devi baru berani teriak "alahhu akbar"
hadoohh,,gelo deh...
dan sampe akhir debat yg udah gak membahas demokrasi pancasila,,mslh teroris itu msh dibahas...
cape deeeh..
tp gila ih,,kan debat kmrn kursi nya dibikin huruf U menghadap ke papan tulis,,
sampe sekarang tempat duduknya masih bertahan seperti itu,,
ulangan fisika sm english conversation aja tetep begitu,,
ah...
AAAAAAAAAAASSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSEEEEEEEEEEEEEEEEEKKKKKKKKK!!!!!!!!!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar